Chapter 7
Rangkaian aritmatik adalah bagian penting dalam sistem digital yang digunakan untuk melakukan operasi matematis seperti penjumlahan, pengurangan, dan manipulasi data biner. Rangkaian ini disusun dari kombinasi gerbang logika dasar dan digunakan dalam berbagai perangkat digital, termasuk kalkulator, prosesor, dan mikrokontroler. Mempelajari rangkaian aritmatik membantu memahami cara kerja pengolahan data dalam bentuk biner serta menjadi dasar dalam perancangan sistem digital yang lebih kompleks.
- Mempelajari dan memahami konfigurasi rangkaian aritmatika.
- Memahami cara pembuatan rangkaian aritmatika pada proteus.
- Mengetahui penggunaan rangkaian aritmatika.
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja[Kembali]
- IC 7485
IC 7485 4-bit Magnitude Comparator adalah komparator 4-bit yang digunakan untuk membandingkan dua bilangan biner 4-bit, yaitu A (A3–A0) dan B (B3–B0).
IC ini menghasilkan tiga sinyal output: A > B A = B A < B
- Gerbang AND
jenis pertama adalah gerbang AND. Gerbang AND ini memerlukan dua atau lebih input untuk menghasilkan satu output. Jika semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0, maka outputnya akan menjadi 0. Sedangkan jika semua input adalah bilangan biner 1, maka outputnya akan menjadi 1.
- Gerbang OR
- Gerbang XOR
Jenis berikutnya adalah gerbang XOR. Gerbang XOR ini memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Jika input berbeda (misalkan: input A=1, input B=0) maka output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1. Sedangkan jika input adalah sama maka akan menghasilkan output dengan bilangan biner 0.
- NOT
Jenis berikutnya adalah gerbang NOT. Gerbang NOT ini berfungsi sebagai pembalik keadaan. Jika input bernilai 1 maka outputnya akan bernilai 0 dan begitu juga sebaliknya.
Half-Subtractor merupakan rangkaian logika kombinasi yang digunakan untuk menghitung pengurangan dua bit biner, yaitu satu bit minuend (A) dan satu bit subtrahend (B). Rangkaian ini menghasilkan dua keluaran, yaitu:
- Difference (D) , hasil pengurangan A - B
A ⊕ B (XOR)
- Borrow (Bo) , bit pinjaman jika A < B
- Difference (D) = A ⊕ B (XOR)
- Borrow (Bo) = ¬A ∧ B
- Jika A = B → D = 0 (karena 1−1 atau 0−0 = 0), dan tidak ada pinjaman (Bo = 0)
- Jika A = 1 dan B = 0 → D = 1, Bo = 0
- Jika A = 0 dan B = 1 → D = 1, tetapi A kekurangan nilai sehingga meminjam (Bo = 1)
a) Prosedur[kembali]
- Buka aplikasi proteus
- Pilih komponen yang dibutuhkan, pada rangkaian ini dibutukan gerbang XOR, Gerbang AND, dan gerbabng OR.
- Rangkai setiap komponen menjadi rangkaian yang diinginkan
- Ubah spesifikasi komponen sesuai kebutuhan
- Jalankan simulasi rangkaian
c) Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [kembali]


Rangkaian Proteus
- Fig.7.11 [Download]
- Fig.7.12 [Download]

Komentar
Posting Komentar