Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Inverting Amplifier

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Hardware 2. Prosedur Percobaan 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja 4. Kondisi 5. Video Demo   6. Download File   1. Foto Hardware [Kembali] Alat dan Bahan 1. Multimeter 2. Signal Generator 3. Oscilloscope 4. Resistor 5. Operational Amplifier 6. Jumper 2. Prosedur Percobaan [Kembali] Susun Rangkaian sesuai pola pada modul Hubungkan Function generator dan Osiloskop ke rangkaian Hidupkan Osiloskop dan Function generator Ukur nilai Voutnya  3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali] Prinsip kerja:     Rangkaian Inverting Op-Amp adalah konfigurasi penguat operasional di mana sinyal input diberikan pada terminal inverting (-) melalui resistor input (Rin​), sementara terminal non-inverting (+) dihubungkan ke ground. Dalam konfigurasi ini, sinyal input mengalami pembalikan fasa (180 derajat) pada output. Arus yang mengalir melalui Rin​ menuju node inverting (-) akan terus berusaha diseimbang...

Non Inverting Amplifier

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Hardware 2. Prosedur Percobaan 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja 4. Kondisi 5. Video Demo   6. Download File   1. Foto Hardware [Kembali] Alat dan Bahan 1. Multimeter 2. Signal Generator 3. Oscilloscope 4. Resistor 5. Operational Amplifier 6. Jumper 2. Prosedur Percobaan [Kembali] Susun Rangkaian sesuai pola pada modul Hubungkan Function generator dan Osiloskop ke rangkaian Hidupkan Osiloskop dan Function generator Ukur nilai Voutnya  3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali] Tegangan yang berasal dari signal generator akan diumpankan ke kaki Non inverting OPM. hasil keluaran OPM adalah  Dan ACL atau penguatan tegangan adalah Acl = (Rf / Rin) + 1.  Lalu tegangan input (Non Inverting) dan ouput dihubungkan ke channel A dan B pada oscilloscope dan akan didapatkan gelombang sinus. 4. Kondisi [Kembali] Rf = 20k ohm Rf = 50k ohm Rf = 80k ohm 5. Video Demo [Kembali] 6. Download File [Kembali...

Comparator Amplifier

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Hardware 2. Prosedur Percobaan 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja 4. Kondisi 5. Video Demo   6. Download File   1. Foto Hardware [Kembali] Alat dan Bahan 1. Multimeter 2. Signal Generator 3. Oscilloscope 4. Resistor 5. Operational Amplifier 6. Jumper 2. Prosedur Percobaan [Kembali] Susun Rangkaian sesuai pola pada modul Atur Nilai V1 dan V2 Aktifkan Rangkaiannya Ukur nilai Voutnya 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali] Prinsip Kerja : Rangkaian yang ditunjukkan adalah  Comparator Amplifier  menggunakan op-amp 741 yang berfungsi membandingkan tegangan input (Vin) dengan tegangan referensi (Vref). Pada rangkaian ini, Vin diberikan ke terminal inverting (-) melalui resistor R1, sedangkan Vref​ diberikan langsung ke terminal non-inverting (+). Op-amp bekerja sebagai pembanding, di mana output akan berada pada kondisi tegangan maksimum positif atau negatif tergantung pada perbandingan antara V...

Integrator Amplifier

Gambar
                                        [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Hardware 2. Prosedur Percobaan 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja 4. Kondisi 5. Video Demo   6. Download File   1. Foto Hardware [Kembali] Alat dan Bahan 1. Multimeter 2. Signal Generator 3. Oscilloscope 4. Resistor 5. Operational Amplifier 6. Jumper 2. Prosedur Percobaan [Kembali] Susun Rangkaian sesuai pola pada modul Hubungkan Function generator dan Osiloskop pada Rangkaian Aktifkan Function generator dan rangkaiannya Analisa Gelombang Input dan outputnya 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali] Prinsip Kerja : Rangkaian ini merupakan rangkaian integrator amplifier yang menggunakan op-amp 741 dan berfungsi menghasilkan tegangan output yang berbanding lurus dengan integral dari tegangan input terhadap waktu. Dalam rangkaian ini, resistor R1 dan kapasitor C1 men...

Differentiator Amplifier

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Hardware 2. Prosedur Percobaan 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja 4. Kondisi 5. Video Demo   6. Download File   1. Foto Hardware [Kembali] Alat dan Bahan 1. Multimeter 2. Signal Generator 3. Oscilloscope 4. Resistor 5. Operational Amplifier 6. Jumper 2. Prosedur Percobaan [Kembali] Susun rangkian sesuai pola pada modul Hubungkan Funcion generator dan Osiloskop pada rangkaian Aktifkan function Analisa gelombang input dan outputnya  3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali] Prinsip Kerja : Rangkaian ini menggunakan op-amp 741 dan berfungsi menghasilkan tegangan output yang berbanding lurus dengan laju perubahan (turunan) dari tegangan input terhadap waktu. Dalam rangkaian ini, komponen utama seperti kapasitor C1 dan resistor R3 membentuk dasar diferensiasi, sementara resistor R1 dan R2 membantu menstabilkan operasi op-amp. Tegangan input diterapkan melalui kapasitor C1, dan dalam konfigurasi ini, a...

Modul 3

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan Bahan 4. Dasar Teori 5. Video Simulasi 6. Percobaan Percobaan ... A. Differentiator Amplifier B. Integrator Amplifier C. Comparator Amplifier D. Inverting Amplifier E. Non-Inverting Amplifier MODUL 3 Operational Amplifier 1. Pendahuluan [Kembali]           Penguat operasional atau yang disebut Operational Amplifier adalah suatu rangkaian terintegrasi yang berisi beberapa tingkat dan konfigurasi penguat diferensial. Penguat operasional memiliki dua masukan dan satu keluaran, untuk dapat bekerja dengan baik, penguat operasional memerlukan tegangan catu yang simetris, yaitu tegangan yang bernilai positif (v+) dan tegangan yang bernilai negatif (v-) terhadap tanah (ground). Berikut ini adalah simbol dari penguat operasional : 2. Tujuan [Kembali]                               ...